Etika Merokok Bagi Para Perokok

EtikaGunakan Etika Berbicara Di Depan Umum. Read more ... » merokok, himbauan atau peraturan dilarang merokok sejatinya untuk kepentingan semua pihak. Bukan untuk kepentingan kamu atau kepentingan dia. Tapi kepentingan semua orang.

Rokok, siapa sih yang gak tau apa itu rokok. Adakah pembaca disini yang gak tau apa itu rokok ? Pasti udah tau semua lah ya. Di tulisan ini aku gak akan membahas sejarah tentang rokok termasuk siapa penemunya, aku juga gak akan membahas zat apa aja yang terkandung di dalam rokok, dan aku gak akan membahas cara meracik daun tembakau sampai jadi sebatang rokok. Kalau mau cari tentang itu, silahkan cari di google. Tapi nanti carinya setelah baca tulisan ini sampe selesai.

Ada yang bilang rokok itu sudah menjadi budaya atau style kehidupan manusia, entah dari tahun berapa itu dikatakan style (maaf data tidak ada). Bahkan sekarang ini trend merokok itu bukan cuma dari kalangan laki-laki, tapi juga dari kalangan perempuan. Terlebih di kehidupan megahnya sebuah kota metropolitan, sangat gampang menemui perempuan yang merokok dari usia remaja sampai usia tua. Aku juga gak akan membahas perempuan yang merokok, karena ditulisan ini hanya fokus pada etika merokok. Perempuan yang merokok udah pernah diulas oleh Helda disini. Tapi, tulisan aku kali ini akan lebih membahas etika perokok dan lingkungannya.

Etika Merokok

credit to beritalucu.com

Etika merokok di angkutan umum

Tidak semua tempat ada himbauan dilarang merokok, salah satunya adalah angkutan umum. Tidak semua daerah memberlakukan peraturan dilarang merokok di dalam angkutan umum. Tapi yang namanya angkutan umum harus lah bersih dari asap rokok walau tidak ada peraturan yang melarang untuk merokok di dalam angkutan umum.

etika merokok

Keluhan Karena Asap Rokok

Angkutan umum bukan lah tempat yang luas dan baik untuk merokok di dalamnya, karena sirkulasi udara di dalam angkutan umum itu hanya berputar di sekitar dalam angkutan itu aja. Di dalam angkutan umum terdapat berbagai jenis orang di dalamnya, ada wanita, ada pria, ada tua, ada muda, ada balita dan ada ibu hamil. Semua campur aduk di dalam 1 tempat kecil bernama angkutan umum.

Etika merokok tak perlu ada himbauan dilarang merokok

Aku termasuk seorang perokok, tapi aku mendukung etika merokok di tempat umum. Bagi aku seorang perokok itu juga harus mematuhi etika dan menghargai hak-hak orang di sekitarnya. Kalau ada tulisan yang bertuliskan “Dilarang Merokok” itu berarti kalau tempat itu bukanlah tempat yang cocok untuk kamu sang perokok. Silahkan cari tempat lain.

Ada beberapa etika merokok yang menurut aku perlu diketahui oleh penikmat “gulungan tembakau” yang pasti untuk kebaikan bersama.

  1. Jangan merokok di kawasan yang bertuliskan “Dilarang Merokok”. Ini jelas sebuah larangan yang harus dipatuhi.
  2. Jangan merokok di dekat ibu hamil. Ibu hamil butuh udara yang sehat untuk dirinya dan untuk kandungannya.
  3. Jangan merokok dekat anak kecil atau balita. Merokok di depan anak kecil selain mengganggu pernapasannya, merokok di depan anak kecil juga rawan tertiru oleh mereka.
  4. Jangan merokok di tempat keramaian yang padat dan minim ventilasi udara.
  5. Jangan sambil tiduran. Bisa saja kamu tertidur, ini bisa berakibat kebakaran.

Nah, bagi kamu yang seorang perokok hendaknya bisa menghargai orang yang tidak merokok di sekitar kita tanpa harus ada himbauan Dilarang Merokok di lokasi kamu berada saat itu. Kamu lebih memilih ego kamu untuk tetap merokok tanpa memikirkan orang lain, kamu sama aja kayak main hakim sendiri yang sesuka hati tanpa memikirkan orang lain. Terlebih di tempat umum dan kendaraan umum hendaknya memikirkan tentang etika merokok.