Wisata Alam Bali, Green Bowl Beach

Tidak ada kata bosan menginjakkan kaki di Pulau BaliKe Pulau Bali Soal Makan. Read more ... ». Salah satu pulau eksotis milik Indonesia ini memang punya magnet kuat untuk menarik banyak wisatawan datang. Kearifan lokal, teman baru, dan petualangan.

Maaf sebelumnya kalau tulisan Part II dari cerita ke Pulau Bali nya sedikit lama update dari yang Part I. Pada nungguin ya? Enggak? Oke, fine..!! So, pada Part II ini aku mau cerita seputar pantai. Kalian semua pasti sudah tau lah kalau di Pulau Bali itu ada banyak sekali pantai. Mulai dari pantai yang dipadati pengunjung, sampai pantai yang masih sedikit dikunjungi. Salah satunya Pantai Green Bowl. Sebelum menuju lokasi ke Pantai Green Bowl ini, info yang di dapat dari sang driver kalau untuk menuju pantai kita harus menuruni anak tangga yang jumlahnya kurang lebih 300-an anak tangga. Oke, ini kayaknya bakalan gempor di tengah (bisik dalam hati).

Pantai Green Bowl, Pulau Bali

Main ke Pantai Green Bowl ini adalah lokasi wisata yang pertama kali kami datangi sejak menginjakkan kali di Pulau Dewata (masih bawa ransel dan koper). Gak pake ke hotel dulu letak tas, mandi, atau whatever lah. Baju yang dipakai juga masih pakai baju yang dipakai dari Medan, gitu juga dengan Nesia yang masih berseragam lengkap bawaan dari Palembang. Oiya, Pantai Green Bowl ini lokasinya di daerah Bualu.

Menuruni anak tangga yang banyak ini dan kontur jalannya yang cukup curam membuat kami terpaksa beberapa kali behenti di tengah (sambil fotoan di tangga). Tapi, effort itu dibayar lunas dengan pemandangan pantai nan indah. Dengan muka sumringah, kami semua saling tatap sambil senyum kompak mengagumi pemandangan di Pantai Green Bowl ini. Mata kami seolah mendapat asupan vitamin sea yang menyegarkan dari ombak dan pasir pantai yang begitu bersih.

Tapi aku heran, kok pantai ini sepi? kok cuma kami ber-empat aja yang warga Indonesia? Jawabannya aku dapat setelah kami selesai bermain di pantai dan kembali ke atas.

pulau bali

A photo posted by Din Afriansyah (@dinneno) on

A photo posted by Din Afriansyah (@dinneno) on

Puas main di pantai, kami pun balik ke atas. Masih penasaran dengan pertanyaan “kenapa pantai ini sepi? kenapa cuma kami ber-empat yang orang Indonesia? Jawabannya diberikan oleh seorang bapak pemilik warung. “Orang malas kesini karena akses jalan kesini jauh dari kota dan jalannya belok-belok. Turis asing senang kesini karena ombaknya besar, enak untuk surfing”, itu jawaban beliau.

Tapi, ya gak masalah pantai ini banyak turis asingnya, selama mereka tetap menjaga kebersihan. Dan memang Pantai Green Bowl ini bersih tanpa sampah.

Setelah dari Pantai green Bowl ini, kami pergi makan malam yang lokasinya di atas tebing menghadap pantai. Ceritanya bisa dibaca di Part I.

Baca juga :  TRAVELXPOSE KE PULAU BALI (PART I) SOAL MAKAN

Danau Beratan, Bedugul, Pulau Bali

Di hari kedua, setelah sarapan kami melanjutkan perjalanan ke tujuan berikutnya. Pantai lagi? Pantai bukan  menjadi tujuan kami selanjutnya. Walaupun di Bali banyak pantai yang indah dan terlebih lagi masih banyak secret beach yang belum banyak orang tau. Lantas tidak membuat kami ingin mengunjungi pantai lagi.

Yang menjadi tujuan kami adalah Pura Ulun Danu Beratan, yang letaknya di daerah Bedugul, tepatnya di Desa Candikuning. Pura ini terletak di kawasan wisata Danau Beratan, yang merupakan danau terbesar di Bali. Kalau kalian memperhatikan gambar di uang pecahan 50.000 rupiah, nah itulah dia Pura Ulun Danu.

Tempat wisata ini memnag memiliki daya tarik yang cukup kuat, tak heran banyak wisatawan lokal maupun internasional mengunjungi tempat ini. Selain keindahan alamnya, inilah sisi lain keindahan Bali dari perspektif kebudayaannya.

A photo posted by Din Afriansyah (@dinneno) on

Kami beruntung karena berkunjung di saat yang tepat. Karena bertepatan dengan upacara adat yang sedang berlangsung. Melihat hikmatnya warga setempat ber-ibadah membuat kami kagum, ini adalah sebuah kearifan lokal yang hanya dimiliki Indonesia, khususnya Bali.

A photo posted by Din Afriansyah (@dinneno) on

Nusa Dua Beach, Pulau Bali

Karena masih banyak waktu tersisa sebelum janji makan malam atas undangan Ayodya ResortKe Pulau Bali Soal Makan. Read more ... » (ada di Part I giman kerennya Ayodya Resort), kami pun iseng main ke Nusa Dua Beach karena lokasinya masih satu area dengan Ayodya Resort. Main ke Nusa Dua Beach ini cuma selingan aja sih, gak masuk agenda kami. Jadi ya ke Nusa Dua ini cuma duduk manis sambil makan gorengan yang dijual seorang ibu di pinggir pantai. Gak ada cerita seru disini, karena kami cuma asik tiduran, makan, main dengan anjing kecil sambil nunggu waktu makan malam tiba.

A photo posted by Din Afriansyah (@dinneno) on

A photo posted by Din Afriansyah (@dinneno) on

Cerita trip di Pulau Bali selesai sampai disini. Besoknya, kami semua udah harus balik ke kota masing-masing. Aku pulang ke Medan, Nesia pulang ke Palembang, Hendra dan Hardi pulang ke Jakarta untuk menulis cerita perjalanan kami ini di dalam majalah. Cerita lengkap dari trip ke Pulau Bali ini bisa dibaca di majalah Travelxpose edisi bulan April kemarin.